3 GEJALA STRES YANG TIDAK KAMU SADARI
PROSES TERJADINYA
STRES
Stres merupakan realitas alamiah
yang akan selalu dihadapi dan tidak dapat dihindari oleh manusia. Namun, stress
juga sangat diperlukan dalam proses tumbuh kembang kita. Stres adalah reaksi
tubuh yang sangat normal dan merupakan naluri kita untuk melindungi diri dari
tekanan, baik secara fisik, psikis, dan lingkungan di luar kebiasaan
sehari-hari, sampai kita dapat beradaptasi dengan tekanan tersebut sehingga
kondisi kita menjadi seimbang kembali.
Beberapa contoh peristiwa di luar kebiasaan
adalah sebagai berikut:
1. Kuis dadakan dari dosen
2.
Gagal
ujian
3.
Menerima
kabar orang terkasih meninggal
4.
Diputuskan
pacar
5.
Berhasil
lulus ujian
6.
Jatuh
cinta
7.
Ditilang
polisi
8.
Mendapatkan
pekerjaan baru
9.
Positif
hamil
10. Dan sebagainya
Lalu bagaimana tubuh merespon
peristiwa-peristiwa seperti di atas? Kejadian yang sifatnya positif (lulus
ujian) maupun negatif (gagal ujian) ternyata direspon tubuh secara sama. Tubuh mengirimkan
sinyal-sinyal berupa; tekanan darah naik, denyut jantung naik (berdebar), napas
pendek (terengah-engah), dan adrenalin meningkat. Yang membedakan hasilnya
adalah respon emosi yang dialami dan juga sikap yang kita ambil. Stres akan
mengganggu kesehatan bila stress yang menimpa kita bersifat negatif. Stress yang
dirasakan akibat kegagalan menyebabkan perasaan frustasi, perasaan tidak
berdaya, dan perasaan negatif lainnya.
GEJALA STRES
Stres akan selalu hadir di hidup
kita. Namun kabar baiknya, stress sangat bisa untuk dikelola. Dan untuk
mengelola stres dengan baik, langkah awal yang sangat penting adalah dengan
mengenali gejala tubuh ketika mengalami stress. Jika kita tak mengenali lebih
awal gejalanya, stress yang hinggap berlarut-larut akan menyebabkan tubuh mudah
sakit. Hal ini karena energy yang kita miliki dalam tubuh akan terkuras dan
disedot untuk melawan stressor hingga tubuh dan mental dalam kondisi normal
kembali. Intinya, kenali secara cepat dan hubungkan gejala terbut dengan stress
yang terjadi sebelumnya. Gelaja stress dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu
gejala fisik, psikis, dan perilaku.
a. Gejala
Fisik, meliputi:
·
Pusing
·
Nyeri
otot
·
Rasa
lemah
·
Sakit
leher
·
Gangguan
pencernaan
·
Rasa
mual hingga muntah-muntah
·
Sakit
perut
·
Jantung
berdebar-debar
·
Nafsu
makan hilang ataupun selalu ingin makan
·
Berat
badan bertambah atau berkurang
·
Sakit
di bagian dada
·
Tidur
lama/berlebihan
·
Tidak
dapat tidur
·
Tekanan
darah tinggi
·
Napas
terengah-engah
·
Sering
buang air kecil
b. Gejala
Psikis,
meliputi:
·
Mood berubah-ubah
·
Sikap
agresif yang tidak normal
·
Gelisah
berlebihan
·
Mudah
tersinggung terhadap hal-hal kecil
·
Kehilangan
konsentrasi
·
Mimpi
buruk
·
Berperilaku
impulsif
·
Menarik
diri dari orang lain
·
Merasa
tidak berdaya
·
Muncul
pikiran untuk bunuh diri
·
Pikiran
yang kacau
·
Panik
·
Merasa
sering kebingungan
·
Sering
menangis
·
Amarah
meluap-luap
c.
Gejala Perilaku, meliputi:
·
Dahi
berkerut
·
Sering
menggigit kuku
·
Merokok
secara berlebihan
·
Sering
menunda pekerjaan
·
Mengantuk-kantukkan
kaki atau jari
·
Menarik
diri dari pergaulan secara tiba-tiba
·
Hilang
ketertarikan akan penampilan
·
Lamban
dalam melakukan sesuatu
Bila dicermati lebih dalam. Tanda-tanda
di atas bersifat umum yang ternyata merupakan gejala dari stress. Silahkan perhatikan
gejala tersebut dan bandingkan dengan kondisi kita pada saat ini.semakin banyak
kecocokan dengan kondisi anda, berarti saat ini kita sedang mengalami stress. Dengan
mempelajari gejalanya, semoga menjadikan kita lebih waspada terhadap sumber stress
sehingga dapat ditangani dengan baik sebelum menumbulkan hal-hal kronis pada
diri kita.
Comments
Post a Comment